Contact Online
CONTACT 1
Id YM
CONTACT 2
Id YM
Jumlah Pengunjung

Video tentang Klaster

 

AKsI Berpartisipasi Dalam Sosialisasi dan Pelatihan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

image

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Propinsi Jateng bekerjasama dengan Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang menyelenggarakan Workshop tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Kamis, 12 Maret 2015 di Kampus UNISBANK Mugas Semarang. Asosiasi Klaster Indonesia (AksI) berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai peserta diantaranya dari Klaster Purwo Mandiri Temanggung, Klaster Matahari Han Kabupaten Magelang, Klaster Moro Demak, Klaster Mangga Kabupaten Rembang selain itu peserta dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Prof.Dr.Ir.Didik Notosudjono,Msc dari kemenristek RI, Agus Setyawan,ST,MT akademisi UNISBANK Semarang, Santun M Siregar,SH,MH dari Kemenkumham RI dan Irhamto, salah satu tokoh masyarakat yang berhasil menciptakan Pompa Air Tenaga Kincir air "Batu Nana" Banjarnegara.

Rektor UNISBANK Semarang, Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.,CN,MM dalam sambutannya mengatakan, kerjasasama ini kita yakini tidak hanya sekedar bermanfaat bagi kedua lembaga (UNISBANK) dan Balitbang Jateng, tetapi kita yakin akan bermanfaat juga bagi masyarakat dan dunia usaha, hal inilah yang sejalan dengan komitmen UNISBANK dalam memajukan kewirausahaan masyarakatnya.
Santun M Siregar,SH,MH dari Kemenkumham RI menuturkan, Indonesia perlu melakukan perlindungan HKI dan terus menerus melakukan penyempurnaannya. HKI adalah simbol kemajuan bangsa, makalam bangsa tersebut terus menerus melakukan pengembangan ilmu,pengetahuan dan tehnologi. Siregar menambahkan, HKI ini merupakan salah satu pilar dari Global Competitiveness atau peringkat daya saing negara sedunia. Inovasi teknologi merupakan pilar kesembilan, salah satu yang diukur adalah apakah suatu bangsa itu mampu memberikan perlindungan terhadap intellectuall property.

Agus Setyawan,ST,MT akademisi UNISBANK Semarang, menurutnya pemerintah bertanggungjawab untuk mendorong dan memajukan secara terus menerus inovasi tehnolog, ini sudah menjadi kebijakan karena diatur dalam peraturan bersama antara Menteri Riset dan Tehnologi ( menristek ) dan menteri dalam negeri (mendagri) No 03/36 Tahun 2012. Terdapat 3 agenda penting dalam kebijakan ini, yaitu peningkatan kapasitas pemda terkait dengan HKI, Daya Saing Daerah dan Mp3EI. Jadi secara jelas pemerintah mempunyai kewajiban untuk melakukan penguatan inovasi daerah secara terarah dan berkesinambungan.

Dalam kegiatan ini diakhir testimoni dari Irhamto, salah satu tokoh masyarakat yang mampu menciptakan mesin pompa air tenaga kincir air. Dengan inovasi ini, kita mampu memberkan manfaat bagi Desa Mertasari,Kecamatan Purwonegoro,Kabupaten Banjarnegara menikmati keberadaan sumber air di wilayah ini, sebelum adanya inovasi ini, masyarakat harus berjalan kurang lebih 0,5 Km untuk mengambil air.

Mon, 6 Apr 2015 @09:34


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 AKsI · All Rights Reserved



RSS Feed